RPP KD 06 TP 2020 / 2021 OTOMATISASI TATA KELOLA HUMAS DAN KEPROTOKOLAN KELAS XI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP  No. 6

 

 

Satuan Pendidikan                     :     SMK  Islam Jepara

Kelas                                          :     XI

Semester                                     :     III

Tahun Pelajaran                          :     2020/2021

Mata Pelajaran                           :     Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

Kompetensi Keahlian                 :     Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran

Kompetensi Dasar                      :     3.6.Menerapkan komunikasi efektif humas

                                                         4.6.Melakukan komunikasi efektif  kehumasan

Unit Kompetensi                         :    N.821100.028.02 Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi

Skema Sertifikasi                        :    KKNI LEVEL II PADA KOMPETENSI KEAHLIAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN

Alokasi Waktu                           :     4 Minggu x 6 Jam Pelajaran @45menit

Pertemuan ke (Jumlah)               :     1 – 4 @6JP/Pertemuan  ( 24 JP )

Ketuntasan Belajar                     :     75

Hari / tanggal                             :    

 

 

A.    Kompetensi Inti (KI)

KI. 1.   Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI. 2.   Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI. 3.   Memahami,  menerapkan,  menganalisis,  dan  mengevaluasi tentang pengetahuan  faktual, konseptual, operasional dasar,   dan   metakognitif   sesuai   dengan   bidang    dan    lingkup   kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional..

KI.4.    Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

            Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

 

B.     Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi

Sikap Relegius

1.1    Menghayati perbedaan sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa dalam rangka menghindari pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

 

 

Sikap Sosial

2.1    Proaktif menghindari pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupanberbangsa dan bernegara

 

 

Pengetahuan

3.6    Menerapkan komunikasi efektif humas

 

3.6.1.     Menjelaskan tujuan komunikasi

3.6.2.     Mengidentifikasi fungsi komunikasi

3.6.3.     Mengidentifikasi unsur komunikasi

3.6.4.     Menjelaskan komunikasi berdasarkan cara penyampaian informasi

3.6.5.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan perilaku

3.6.6.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan ruang lingkup

3.6.7.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan aliran informasi

3.6.8.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan jaringan kerja

3.6.9.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan peranan individu

3.6.10. Menjelaskan komunikasi berdasarkan gaya

3.6.11. Mencontohkan komunikasi dengan mengunakan berbagai jenis gaya komunikasi.

3.6.12. Menganalisis ( C4 ) efektifitas komunikasi dengan penggunaan  berbagai jenis gaya komunikasi pada berbagai situasi tertentu.

3.6.13. Menjelaskan hambatan psikologis

3.6.14. Menjelaskan hambatan social kultural

3.6.15. Menjelaskan hambatan interaksi verbal

3.6.16. Menjelaskan hambatan antara individu dan organisasi

3.6.17. Menjelaskan upaya mengatasi hambatan komunikasi

3.6.18. Membandingkan ( C4 ) cara mengatasi hambatan komunikasi pada berbagai instansi.

3.6.19. Menjelaskan teknik komunikasi efektif

 

Ketrampilan

4.6    Melakukan komunikasi efektif kehumasan

 

4.6.1.   Melakukan komunikasi efektif

4.6.2.   Mendiagnosis ( C4 ) respon positif atau  negatif komunikan pada proses komunikasi.

 

 

C.    Tujuan Pembelajaran

1.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan tujuan komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

2.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi fungsi komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

3.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi unsur komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

4.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan komunikasi berdasarkan kcara penyampaian informasi dengan santun, jujur dan cermat.

5.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan perilaku dengan santun, jujur dan cermat.

6.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan ruang lingkup dengan santun, jujur dan cermat.

7.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan aliran informasi dengan santun, jujur dan cermat.

8.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan jaringan kerja dengan santun, jujur dan cermat.

9.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan peranan individu dengan santun, jujur dan cermat.

10.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan komunikasi berdasarkan gaya dengan santun, jujur dan cermat.

11.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mencontohkan komunikasi dengan mengunakan berbagai jenis gaya komunikasi.

12.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menganalisis ( C4 ) efektifitas komunikasi dengan penggunaan  berbagai jenis gaya komunikasi pada berbagai situasi tertentu.

13.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan psikologis dengan santun, jujur dan cermat.

14.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan sosialkultural dengan santun, jujur dan cermat.

15.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan interaksi verbal dengan santun, jujur dan cermat.

16.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan antaran individu dan organisasi dengan santun, jujur dan cermat.

17.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan upaya mengatasi hambatan komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

18.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan teknik komunikasi efektif dengan santun, jujur dan cermat.

19.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat melakukan komunikasi efektif

20.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mendiagnosis ( C4 ) respon positif atau  negatif komunikan pada proses komunikasi.

 

D.    Materi Pembelajaran

Konsep

  1. Ruang lingkup komunikasi

a.       Tujuan komunikasi

b.      Fungsi komunikasi

c.       Unsur komunikasi

  1. Jenis komunikasi humas

a.       Berdasarkan cara penyampaian informasi

b.      Berdasarkan perilaku

c.       Berdasarkan ruang lingkup

d.      Berdasarkan aliran informasi

e.       Berdasarkan jaringan kerja

f.       Berdasarkan peranan individu

g.      Jenis gaya komunikasi

  1. Hambatan komunikasi

a.       Hambatan psikologis

b.      Hambatan sosiokultural

c.       Hambatan interaksi verbal

d.      Hambatan antara individu dan organisasi

e.       Upaya mengatasi hambatan komunikasi

f.       Teknik komunikasi efektif

  1. Media Komunikasi Humas

a.       Pengertian Media Humas

b.      Pemilihan Media Komunikasi Humas

c.       Media Humas Internal

d.      Media Humas Eksternal

 

E.     Sumber Belajar

a.       Buku penunjang kurikulum 2013 mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

b.      Pengalaman peserta didik dan guru

c.       Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

 

F.     Media Pembelajaran

a.       Worksheet atau lembar kerja (siswa)

b.      Lembar penilaian

c.       Penggaris, spidol, papan tulis

d.      Laptop & infocus

e.       Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar

G.    Model Pembelajaran

             1.     Pendekatan  Pembelajaran              : Scientific

             2.     Strategi Model Pembelajaran          : Discovery Learning ( Pembelajaran Penemuan / Problem Based Learning ( Pembelajaran Berbasis Masalah )

 

H.    Metode Pembelajaran

            1.      Ceramah bervariasi

            2.      Tanya Jawab

            3.      Diskusi

 

I.       Langkah-Langkah Pembelajaran

1.

Pertemuan Ke-1 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Pemberian contoh-contoh materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Mendengar

 

Pemberian materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) sesuai dengan pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Mengolah informasi dari materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

2.

Pertemuan Ke-2 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Jenis – jenis komunikasi humas dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Jenis – jenis komunikasi humas

Pemberian contoh-contoh materi Jenis – jenis komunikasi humas untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Jenis – jenis komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Jenis – jenis komunikasi humas

Mendengar

 

Pemberian materi Jenis – jenis komunikasi humas oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Jenis – jenis komunikasi humas yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Jenis – jenis komunikasi humas

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Jenis – jenis komunikasi humas pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Mengolah informasi dari materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Jenis – jenis komunikasi humas

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Jenis – jenis komunikasi humas dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

 

3.

Pertemuan Ke-3 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Hambantan Komunikasi dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Hambantan Komunikasi

Pemberian contoh-contoh materi Hambantan Komunikasi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Hambantan Komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hambantan Komunikasi

Mendengar

 

Pemberian materi Hambantan Komunikasi oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hambantan Komunikasi yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Hambantan Komunikasi

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Hambantan Komunikasi yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Hambantan Komunikasi pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Mengolah informasi dari materi Hambantan Komunikasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hambantan Komunikasi

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Hambantan Komunikasi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Hambantan Komunikasi dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Hambantan Komunikasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Hambantan Komunikasi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Hambantan Komunikasi yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Hambantan Komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Hambantan Komunikasi berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Hambantan Komunikasi yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

4.

Pertemuan Ke-4 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Media komunikasi humas dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Media komunikasi humas

Pemberian contoh-contoh materi Media komunikasi humas untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Media komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Media komunikasi humas

Mendengar

 

Pemberian materi Media komunikasi humas oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Media komunikasi humas yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Media komunikasi humas

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Media komunikasi humas yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Media komunikasi humas pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Mengolah informasi dari materi Media komunikasi humas yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Media komunikasi humas

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Media komunikasi humas berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Media komunikasi humas dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Media komunikasi humas yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Media komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Media komunikasi humas yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Media komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Media komunikasi humas berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Media komunikasi humas yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

J.      Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1.      Teknik Penilaian (terlampir)

a.    Sikap

-        Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No

Nama Siswa

Aspek Perilaku yang Dinilai

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

BS

JJ

TJ

DS

1

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

   BS : Bekerja Sama

   JJ : Jujur

   TJ : Tanggun Jawab

   DS : Disiplin

 

Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100   = Sangat Baik

75     = Baik

50     = Cukup

25     = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400

3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

 

-        Penilaian Diri

Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.

 

 

 

 

 

2

Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.

 

 

3

Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.

 

 

4

...

 

 

 

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

 

-        Penilaian Teman Sebaya

Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya:

 

Nama yang diamati : ...

Pengamat                 : ...

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Mau menerima pendapat teman.

 

 

 

 

 

2

Memberikan solusi terhadap permasalahan.

 

 

3

Memaksakan pendapat sendiri kepada anggota kelompok.

 

 

4

Marah saat diberi kritik.

 

 

5

...

 

 

 

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

 

-        Penilaian Jurnal(Lihat lampiran)

 

b.   Pengetahuan

-        Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda(Lihat lampiran)

-        Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

Praktek Monolog atau Dialog

Penilaian Aspek Percakapan

No

Aspek yang Dinilai

Skala

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

25

50

75

100

1

Intonasi

 

 

 

 

 

 

 

2

Pelafalan

 

 

 

 

3

Kelancaran

 

 

 

 

4

Ekspresi

 

 

 

 

5

Penampilan

 

 

 

 

6

Gestur

 

 

 

 

 

-        Penugasan(Lihat Lampiran)

Tugas Rumah

a.  Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik

b.  Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik

c.  Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.

 

c.    Keterampilan

-        Penilaian Unjuk Kerja

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

 

Instrumen Penilaian

No

Aspek yang Dinilai

Sangat

Baik

(100)

Baik

(75)

Kurang

Baik

(50)

Tidak

Baik

(25)

1

Kesesuaian respon dengan pertanyaan

 

 

 

 

2

Keserasian pemilihan kata

 

 

 

 

3

Kesesuaian penggunaan tata bahasa

 

 

 

 

4

Pelafalan

 

 

 

 

 

Kriteria penilaian (skor)

100      = Sangat Baik

75        = Baik

50        = Kurang Baik

25        = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

 

Instrumen Penilaian Diskusi

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1

Penguasaan materi diskusi

 

 

 

 

2

Kemampuan menjawab pertanyaan

 

 

 

 

3

Kemampuan mengolah kata

 

 

 

 

4

Kemampuan menyelesaikan masalah

 

 

 

 

 

Keterangan :

100      = Sangat Baik

75        = Baik

50        = Kurang Baik

25        = Tidak Baik

 

-        Penilaian Proyek(Lihat Lampiran)

-        Penilaian Produk(Lihat Lampiran)

-        Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

 

Instrumen Penilain

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

2.      Instrumen Penilaian (terlampir)

a.    Pertemuan Pertama

b.    Pertemuan Kedua

c.    Pertemuan Ketiga

 

3.      Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

a.      Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :

Terlampir !

 

CONTOH PROGRAM REMIDI

 

Sekolah                            :  ……………………………………………..

Kelas/Semester                 :  ……………………………………………..

Mata Pelajaran                 :  ……………………………………………..

Ulangan Harian Ke          :  ……………………………………………..

Tanggal Ulangan Harian  :  ……………………………………………..

Bentuk Ulangan Harian   :  ……………………………………………..

Materi Ulangan Harian    :  ……………………………………………..

(KD / Indikator)               :  ……………………………………………..

KKM                                :  ……………………………………………..

 

No

Nama Peserta Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Keterangan

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

 

b.      Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

1)      Membaca buku-buku tentang ...... yang relevan.

2)      Mencari informasi secara online tentang .....

3)      Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang ......

4)      Mengamati langsung tentang ...... yang ada di lingkungan sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP  No. 6

 

 

Satuan Pendidikan                     :     SMK  Islam Jepara

Kelas                                          :     XI

Semester                                     :     III

Tahun Pelajaran                          :     2020/2021

Mata Pelajaran                           :     Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

Kompetensi Keahlian                 :     Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran

Kompetensi Dasar                      :     3.6.Menerapkan komunikasi efektif humas

                                                         4.6.Melakukan komunikasi efektif  kehumasan

Unit Kompetensi                         :    N.821100.028.02 Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi

Skema Sertifikasi                        :    KKNI LEVEL II PADA KOMPETENSI KEAHLIAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN

Alokasi Waktu                           :     4 Minggu x 6 Jam Pelajaran @45menit

Pertemuan ke (Jumlah)               :     1 – 4 @6JP/Pertemuan  ( 24 JP )

Ketuntasan Belajar                     :     75

Hari / tanggal                             :    

 

 

A.    Kompetensi Inti (KI)

KI. 1.   Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI. 2.   Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI. 3.   Memahami,  menerapkan,  menganalisis,  dan  mengevaluasi tentang pengetahuan  faktual, konseptual, operasional dasar,   dan   metakognitif   sesuai   dengan   bidang    dan    lingkup   kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional..

KI.4.    Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

            Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

 

B.     Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi

Sikap Relegius

1.1    Menghayati perbedaan sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa dalam rangka menghindari pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

 

 

Sikap Sosial

2.1    Proaktif menghindari pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupanberbangsa dan bernegara

 

 

Pengetahuan

3.6    Menerapkan komunikasi efektif humas

 

3.6.1.     Menjelaskan tujuan komunikasi

3.6.2.     Mengidentifikasi fungsi komunikasi

3.6.3.     Mengidentifikasi unsur komunikasi

3.6.4.     Menjelaskan komunikasi berdasarkan cara penyampaian informasi

3.6.5.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan perilaku

3.6.6.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan ruang lingkup

3.6.7.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan aliran informasi

3.6.8.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan jaringan kerja

3.6.9.     Mengidentifikasi komunikasi berdasarkan peranan individu

3.6.10. Menjelaskan komunikasi berdasarkan gaya

3.6.11. Mencontohkan komunikasi dengan mengunakan berbagai jenis gaya komunikasi.

3.6.12. Menganalisis ( C4 ) efektifitas komunikasi dengan penggunaan  berbagai jenis gaya komunikasi pada berbagai situasi tertentu.

3.6.13. Menjelaskan hambatan psikologis

3.6.14. Menjelaskan hambatan social kultural

3.6.15. Menjelaskan hambatan interaksi verbal

3.6.16. Menjelaskan hambatan antara individu dan organisasi

3.6.17. Menjelaskan upaya mengatasi hambatan komunikasi

3.6.18. Membandingkan ( C4 ) cara mengatasi hambatan komunikasi pada berbagai instansi.

3.6.19. Menjelaskan teknik komunikasi efektif

 

Ketrampilan

4.6    Melakukan komunikasi efektif kehumasan

 

4.6.1.   Melakukan komunikasi efektif

4.6.2.   Mendiagnosis ( C4 ) respon positif atau  negatif komunikan pada proses komunikasi.

 

 

C.    Tujuan Pembelajaran

1.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan tujuan komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

2.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi fungsi komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

3.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi unsur komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

4.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan komunikasi berdasarkan kcara penyampaian informasi dengan santun, jujur dan cermat.

5.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan perilaku dengan santun, jujur dan cermat.

6.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan ruang lingkup dengan santun, jujur dan cermat.

7.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan aliran informasi dengan santun, jujur dan cermat.

8.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan jaringan kerja dengan santun, jujur dan cermat.

9.      Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mengidentifikasi komunikasi berdasarkan peranan individu dengan santun, jujur dan cermat.

10.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan komunikasi berdasarkan gaya dengan santun, jujur dan cermat.

11.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mencontohkan komunikasi dengan mengunakan berbagai jenis gaya komunikasi.

12.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menganalisis ( C4 ) efektifitas komunikasi dengan penggunaan  berbagai jenis gaya komunikasi pada berbagai situasi tertentu.

13.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan psikologis dengan santun, jujur dan cermat.

14.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan sosialkultural dengan santun, jujur dan cermat.

15.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan interaksi verbal dengan santun, jujur dan cermat.

16.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan hambatan antaran individu dan organisasi dengan santun, jujur dan cermat.

17.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan upaya mengatasi hambatan komunikasi dengan santun, jujur dan cermat.

18.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat menjelaskan teknik komunikasi efektif dengan santun, jujur dan cermat.

19.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat melakukan komunikasi efektif

20.  Setelah proses pembelajaran melalui metode demontrasi, diskusi, presentasi, Peserta Didik dapat mendiagnosis ( C4 ) respon positif atau  negatif komunikan pada proses komunikasi.

 

D.    Materi Pembelajaran

Konsep

  1. Ruang lingkup komunikasi

a.       Tujuan komunikasi

b.      Fungsi komunikasi

c.       Unsur komunikasi

  1. Jenis komunikasi humas

a.       Berdasarkan cara penyampaian informasi

b.      Berdasarkan perilaku

c.       Berdasarkan ruang lingkup

d.      Berdasarkan aliran informasi

e.       Berdasarkan jaringan kerja

f.       Berdasarkan peranan individu

g.      Jenis gaya komunikasi

  1. Hambatan komunikasi

a.       Hambatan psikologis

b.      Hambatan sosiokultural

c.       Hambatan interaksi verbal

d.      Hambatan antara individu dan organisasi

e.       Upaya mengatasi hambatan komunikasi

f.       Teknik komunikasi efektif

  1. Media Komunikasi Humas

a.       Pengertian Media Humas

b.      Pemilihan Media Komunikasi Humas

c.       Media Humas Internal

d.      Media Humas Eksternal

 

E.     Sumber Belajar

a.       Buku penunjang kurikulum 2013 mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

b.      Pengalaman peserta didik dan guru

c.       Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran, dan penutur nativ.

 

F.     Media Pembelajaran

a.       Worksheet atau lembar kerja (siswa)

b.      Lembar penilaian

c.       Penggaris, spidol, papan tulis

d.      Laptop & infocus

e.       Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar

G.    Model Pembelajaran

             1.     Pendekatan  Pembelajaran              : Scientific

             2.     Strategi Model Pembelajaran          : Discovery Learning ( Pembelajaran Penemuan / Problem Based Learning ( Pembelajaran Berbasis Masalah )

 

H.    Metode Pembelajaran

            1.      Ceramah bervariasi

            2.      Tanya Jawab

            3.      Diskusi

 

I.       Langkah-Langkah Pembelajaran

1.

Pertemuan Ke-1 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Pemberian contoh-contoh materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Mendengar

 

Pemberian materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) sesuai dengan pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Mengolah informasi dari materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi)

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Memahami konsep ruang lingkup komunikasi humas ( tujuan, fungsi dan unsur komunikasi) kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

2.

Pertemuan Ke-2 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Jenis – jenis komunikasi humas dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Jenis – jenis komunikasi humas

Pemberian contoh-contoh materi Jenis – jenis komunikasi humas untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Jenis – jenis komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Jenis – jenis komunikasi humas

Mendengar

 

Pemberian materi Jenis – jenis komunikasi humas oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Jenis – jenis komunikasi humas yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Jenis – jenis komunikasi humas

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Jenis – jenis komunikasi humas pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Mengolah informasi dari materi Jenis – jenis komunikasi humas yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Jenis – jenis komunikasi humas

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Jenis – jenis komunikasi humas berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Jenis – jenis komunikasi humas dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Jenis – jenis komunikasi humas

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Jenis – jenis komunikasi humas yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Jenis – jenis komunikasi humas kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

 

3.

Pertemuan Ke-3 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Hambantan Komunikasi dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Hambantan Komunikasi

Pemberian contoh-contoh materi Hambantan Komunikasi untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Hambantan Komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hambantan Komunikasi

Mendengar

 

Pemberian materi Hambantan Komunikasi oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Hambantan Komunikasi yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hambantan Komunikasi yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Hambantan Komunikasi

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Hambantan Komunikasi yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Hambantan Komunikasi pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Mengolah informasi dari materi Hambantan Komunikasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hambantan Komunikasi

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Hambantan Komunikasi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Hambantan Komunikasi dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Hambantan Komunikasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Hambantan Komunikasi

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Hambantan Komunikasi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Hambantan Komunikasi yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Hambantan Komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Hambantan Komunikasi berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Hambantan Komunikasi yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Hambantan Komunikasi kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

4.

Pertemuan Ke-4 (6 x 45 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (20 Menit)

Guru :

Orientasi

Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa  untuk  memulai pembelajaran

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.

Menyanyikan lagu – lagu nasional sebagai sikal nasionalisme

Aperpepsi

Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi

Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung

Mengajukan pertanyaan

Pemberian Acuan

Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.

Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang  berlangsung

Pembagian kelompok belajar

Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 230 Menit )

Sintak Model Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Stimulation
(stimullasi/
pemberian
rangsangan)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi Media komunikasi humas dengan cara :

Melihat (tanpa atau dengan Alat)

 

Menayangkan gambar/foto/video yang relevan. à melihat video yang menggambarkan tentang komunikasi efektif dan yang tidak tanpa memberitahu siswa sebelumnya.

Mengamati

Lembar kerja materi Media komunikasi humas

Pemberian contoh-contoh materi Media komunikasi humas untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb

Membaca.

 

Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Media komunikasi humas

Menulis

 

Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Media komunikasi humas

Mendengar

 

Pemberian materi Media komunikasi humas oleh guru.

Menyimak

 

Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

 

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen
(pertanyaan/
identifikasi
masalah)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :

Mengajukan pertanyaan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.

Data
collection
(pengumpulan
data)

KEGIATAN LITERASI

Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:

Mengamati obyek/kejadian

 

Mengamati dengan seksama materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.

Membaca sumber lain selain buku teks

 

Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Aktivitas

 

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Media komunikasi humas yang sedang dipelajari.

Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

 

Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Media komunikasi humas yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

 

 

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:

Mendiskusikan

 

Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai materi Media komunikasi humas

Mengumpulkan informasi

 

Mencatat semua informasi tentang materi Media komunikasi humas yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Mempresentasikan ulang

 

Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Media komunikasi humas pemahamannya.

Saling tukar informasi tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing
(pengolahan
Data)

COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :

Berdiskusi tentang data dari Materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Mengolah informasi dari materi Media komunikasi humas yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Media komunikasi humas

Verification (pembuktian)

CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)

Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization (menarik kesimpulan)

COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)

Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan

Menyampaikan hasil diskusi  tentang materi Media komunikasi humas berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan tentanag materi  Media komunikasi humas dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

Bertanya atas presentasi tentang materi  Media komunikasi humas yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

 

 

CREATIVITY (KREATIVITAS)

Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :

 

Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :

 

Media komunikasi humas

 

 

Menjawab pertanyaan tentang materi  Media komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi  Media komunikasi humas yang akan selesai dipelajari

Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi  Media komunikasi humas yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan : Selama pembelajaran  Media komunikasi humas berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme,  disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (20 Menit)

Peserta didik :

Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi  Media komunikasi humas yang baru dilakukan.

Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas yang baru diselesaikan.

Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas

Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas

Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran  Media komunikasi humas kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

 

J.      Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1.      Teknik Penilaian (terlampir)

a.    Sikap

-        Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No

Nama Siswa

Aspek Perilaku yang Dinilai

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

BS

JJ

TJ

DS

1

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

•   BS : Bekerja Sama

•   JJ : Jujur

•   TJ : Tanggun Jawab

•   DS : Disiplin

 

Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100   = Sangat Baik

75     = Baik

50     = Cukup

25     = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400

3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

 

-        Penilaian Diri

Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.

 

 

 

 

 

2

Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.

 

 

3

Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.

 

 

4

...

 

 

 

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

 

-        Penilaian Teman Sebaya

Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya:

 

Nama yang diamati : ...

Pengamat                 : ...

 

No

Pernyataan

Ya

Tidak

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

1

Mau menerima pendapat teman.

 

 

 

 

 

2

Memberikan solusi terhadap permasalahan.

 

 

3

Memaksakan pendapat sendiri kepada anggota kelompok.

 

 

4

Marah saat diberi kritik.

 

 

5

...

 

 

 

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00  = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00    = Baik (B)

25,01 – 50,00    = Cukup (C)

00,00 –  25,00   = Kurang (K)

 

-        Penilaian Jurnal(Lihat lampiran)

 

b.   Pengetahuan

-        Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda(Lihat lampiran)

-        Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

Praktek Monolog atau Dialog

Penilaian Aspek Percakapan

No

Aspek yang Dinilai

Skala

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

25

50

75

100

1

Intonasi

 

 

 

 

 

 

 

2

Pelafalan

 

 

 

 

3

Kelancaran

 

 

 

 

4

Ekspresi

 

 

 

 

5

Penampilan

 

 

 

 

6

Gestur

 

 

 

 

 

-        Penugasan(Lihat Lampiran)

Tugas Rumah

a.  Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik

b.  Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik

c.  Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.

 

c.    Keterampilan

-        Penilaian Unjuk Kerja

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

 

Instrumen Penilaian

No

Aspek yang Dinilai

Sangat

Baik

(100)

Baik

(75)

Kurang

Baik

(50)

Tidak

Baik

(25)

1

Kesesuaian respon dengan pertanyaan

 

 

 

 

2

Keserasian pemilihan kata

 

 

 

 

3

Kesesuaian penggunaan tata bahasa

 

 

 

 

4

Pelafalan

 

 

 

 

 

Kriteria penilaian (skor)

100      = Sangat Baik

75        = Baik

50        = Kurang Baik

25        = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

 

Instrumen Penilaian Diskusi

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1

Penguasaan materi diskusi

 

 

 

 

2

Kemampuan menjawab pertanyaan

 

 

 

 

3

Kemampuan mengolah kata

 

 

 

 

4

Kemampuan menyelesaikan masalah

 

 

 

 

 

Keterangan :

100      = Sangat Baik

75        = Baik

50        = Kurang Baik

25        = Tidak Baik

 

-        Penilaian Proyek(Lihat Lampiran)

-        Penilaian Produk(Lihat Lampiran)

-        Penilaian Portofolio

Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

 

Instrumen Penilain

No

Aspek yang Dinilai

100

75

50

25

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

2.      Instrumen Penilaian (terlampir)

a.    Pertemuan Pertama

b.    Pertemuan Kedua

c.    Pertemuan Ketiga

 

3.      Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

a.      Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :

Terlampir !

 

CONTOH PROGRAM REMIDI

 

Sekolah                            :  ……………………………………………..

Kelas/Semester                 :  ……………………………………………..

Mata Pelajaran                 :  ……………………………………………..

Ulangan Harian Ke          :  ……………………………………………..

Tanggal Ulangan Harian  :  ……………………………………………..

Bentuk Ulangan Harian   :  ……………………………………………..

Materi Ulangan Harian    :  ……………………………………………..

(KD / Indikator)               :  ……………………………………………..

KKM                                :  ……………………………………………..

 

No

Nama Peserta Didik

Nilai Ulangan

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Keterangan

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

 

b.      Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

1)      Membaca buku-buku tentang ...... yang relevan.

2)      Mencari informasi secara online tentang .....

3)      Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang ......

4)      Mengamati langsung tentang ...... yang ada di lingkungan sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

MATERI KD 01 OTK HUMAS XI // KONSEP DASAR TATA KELOLA HUMAS // PART 1 RUANG LINGKUP HUMAS

Silabus Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan Kelas XI

KI dan KD Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan Kelas XI Kurikulum 2013 Revisi 2018